Senin, 03 November 2008

Sedikit bocora kenapa sekarang banyak beredar rokok yang slim-slim..??

yang ini bukan mitos.. dapet bocoran dari temen yg kerja di Sampoerna:

tahun 2010, kebijakan pemerintah Indonesia melarang peredaran rokok selain rokok putih/rokok ringan kaya A-mild, LA-Lights, Esse
hal ini mulai direspon oleh produsen rokok di Indonesia dengan mulai memperkenalkan produk rokok yang serba slim: Surya Slim, bentoel slim, dan slim slim yang lain.
gimana nasibnya rokok yang berat-berat macem jarum, gudang garam, dji sam soe dan kawan-kawannya? dari hasil investigasi (ce ilang investigasi) ke pihak sampoerna, mereka bilang, perokok yang udah loyal, misalnya yang biasa ngerokok dji sam soe, kalo tar ato nikotinnya diturunin, meski cuma 1 miligram aja, pasti rasanya jadi lain. daripada ngecewain perokok yang udah loyal, jadi gak ada pilihan lain kecuali memperkecil ukuran rokoknya jadi slim (bukan nurunin kandungan tar dan nikotin di tiap gram tembakaunya), biar racunnya bisa kepangkas hingga dibawah standar tar dan nikotin maksimal yang ditetapkan pemerintah.

fyi, di luar negeri iklan rokok malah gak dibolehin sama sekali, dalem hati aku bertanya, bisakah olahraga hidup tanpa sokongan dana dari produsen rokok? F1, bola, Moto GP tanpa iklan rokok perasaan gimanaa gitu ya..

tanggapan buat yang ngerokok kelas berat nih.. mo ganti ke rokok ringan? or just quit aja? masi ada waktu 2 tahun untuk memutuskan

5 komentar:

Nico Wijaya mengatakan...

wohoho.. inpormasi yang menarik

imam kuncoro mengatakan...

seringsering nulis yach

angga sakti mengatakan...

aku perokok lho...

ve_Lavigne mengatakan...

mantap cuyyy

artideamo mengatakan...

hmmmmm
semangaaaatttttttttt tanpa rokok